Dari Abdullah bin Umar r.a berkata, Rosulullah Saw bersabda :
“Orang islam itu saudara orang islam lainya, maka janganlah ia menganiaya, dan tidak boleh ia membiarkannya (kepada yang membahayakan). Barang siapa yang menolong (memenuhi) keperluanya, maka Allah menolong (memenuhi) apa yang menjadi keperluanya. Dan barang siapa yang memudahkan (memberi jalan keluar) dari kesulitanya, maka Allah akan memudahkan dari kesulitanya di hari qiamat.dan barang siapa yang menutupi (aib) orang islam, maka Allah akan menutupinya di hari qiamat.( HR.Bukhari,Muslim,Abu Dawus, Nasa’I dan Turmudzi dinyatakan bahwa hadits ini Hasan Shahih )
Apabila seseorang memelihara dan menjaga anggota badanya dari sesuatu yang membahayakan bagi dirinya sendiri, maka hendaknya ia juga menjaga saudaranya sesama muslim.setiap muslim hendaknya suka menolong sesama muslim di waktu ia berbuat aniaya maupun di aniaya arti menolong di waktu dia berbuat aniaya, ialah mencegah perbuatanya yang aniaya. Sabda Rosulullah Saw: “Dan barang siapa yang menolong keperluan saudaranya….” Bukankah..... Saat Memberikan Pertolongan sedikit saja Allah Memberikan Kebaikan yang banyak ...?
Apabila kita mau memberikan pertolongan kepada orang lain sedikit saja, niscaya Allah akan memberikan kebaikan yang banyak, sebagaimana firman Allah SWT Artinya “jika kamu menolong agama Allah maka Dia akan menolong kamu.”( S.Muhammad ; 7 ) Sabda Rosulullah Saw : “ Barang siapa yang memudahkan orang islam dari kesulitannya…..” adalah perintah berusaha menghindarkan bahaya yang menimpa kaum muslimin di dunia Maka barang siapa yang di timpa kesempitan hidup, lalu Anda tolong dia dengan harta benda Anda sendiri,atau Anda menyuruh orang kaya membantunya; barang siapa yang menganggur kemudian Anda carikan pekerjaan; atau meringankan dari saudara-saudara Anda yang seagama, sungguh Allah telah menjamin menghindarkan segala kesulitanya di hari qiamat, kesulitan di hari qiamat itu sangat dahsyat tidak seperti kesulitan di dunia. Maka tidak ada yang akan bisa menghindarkan kesulitan pada hari qiamat, yaitu suatu hari yang tidak lagi ada manfaatnya harta benda dan anak-anak, kecuali pertolongan yang telah Anda darma bhaktikan kepada orang lain yang berhajat.
Selasa, 25 Desember 2007
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar